Jersey dan Helm Sepeda Corona

Jersey dan Helm Sepeda Corona

Bersepeda merupakan salah satu olahraga dengan banyak penggemar. Kegiatan ini perlu berbagai penyerta seperti jersey dan helm sepeda corona. Selain itu pada masa pandemi, penting juga untuk memperhatikan berbagai protokol kesehatan agar pengendara selalu aman.

 

Jenis-jenis Helm Sepeda

Dalam berkendara dengan menggunakan sepeda, pengendara memerlukan perlengkapan seperti helm. Tujuannya tentu untuk memberi keamanan bagi kepala jika suatu waktu mengalami benturan. Ada berbagai jenis dari benda ini, berikut adalah contohnya:

  1. Helm Road Bike

Seperti namanya, Helm Road Bike ini memiliki rancangan yang sangat sesuai untuk kegiata berkendara sepeda di jalanan. Selain itu, penggunaannya juga cocok untuk kegiatan kompetisi balap. Jenis pelindung kepala satu ini bisa masuk kategori standar.

Helm Road Bike memiliki bobot yang cukup ringan. Selain itu, strukturnya juga mempunya banyak ventilasi. Tingkat proteksi dari penutup kepala ini bisa masuk kategori cukup kuat. Biasanya pengguna berada posisi menunduk saat berkendara, jadi tidak ada penambahan visor.

  1. Helm Sepeda Gunung

Bersepeda merupakan kegiatan yang dapat berlangsung pada berbagai rute. Tidak hanya jalanan, tetapi bisa juga jalan gunung. Nah, perlindungan kepala saat melakukan aktivitas ini pun penting, ada jenis helm khusus untuk mendukungnya.

Struktur Helm sepeda gunung ini memiliki tampilan khas. Pada bagian depan ada penambahan visor. Selain itu, sebelah samping dan belakangnya mempunya design berupa pelindung. Sebagai tambahan, hadir pula ikatan untuk menjaga posisi penutup kepala ini agar tidak bergeser.

  1. Helm Sepeda Full Face

Helm Full Face ini memiliki bentuk yang sesuai dengan namanya, yaitu wajah penuh. Artinya, jenis pelindung kepala satu ini tidak hanya melindungi bagian atas tetapi juga sebagian muka. Harapannya tentu agar pengendara menjadi lebih aman.

Biasanya pengendara sepeda yang menggunakan tipe Helm Full Face ini bersepeda pada medan sulit. Risiko dari menempuh jalur itu pun lebih besar. Oleh karenanya perlu perlindungan tambahan pada bagian gigi, mulut, dagu, hingga pipi dengan struktur khasnya.

  1. Helm Khusus Wanita

Penggemar olahraga sepeda tidak hanya berasal dari kalangan para pria, banyak wanita juga menggemari kegiatan ini. Perlengkapan untuk menunjang aktivitas bersepeda pun beberapa mempunyai desain khusus bagi perempuan.

Helm sepeda khusus perempuan memiliki desain tidak jauh berbeda dengan jenis penutup kepala lainnya. Namun, biasanya ukurannya cenderung lebih kecil. Selain itu, bagi wanita yang mengikat rambutnya, ada fitur tambahan berupa lubang pada bagian belakang.

  1. Helm Aero Road

Satu lagi jenis helm yang biasa pengendara sepeda gunakan, yaitu Aero Road. Penutup kepala tipe ini merupakan perpaduan antara varian road dan juga time trial. Design ini bertujuan menciptakan kenyamanan bagi pemakainya.

Helm Aero Road berfungsi untuk melindungi kepala pengendara sepeda layaknya tipe penutup kepala pada umumnya. Dari segi bobot, tipe ini memiliki berat yang cukup ringan. Selain itu, bentuknya pun cenderung ringkas dan aerodinamis guna menciptakan sirkulasi baik.

Nah, pembahasan di atas merupakan salah satu hal penting dalam membicarakan jersey dan helm sepeda corona. Pengguna bisa menyesuaikan jenisnya sesuai dengan kebutuhan dan medan bersepeda saat pandemi ini. Lantas bagaimana tipsnya?

Tips dalam Memilih Helm Sepeda

Kegiatan bersepeda menjadi semakin populer pada masa pandemi ini. Tujuan pengendara melakukannya adalah untuk membuat tubuh menjadi lebih bugar sehingga daya tahan tetap baik. Sistem imun yang baik itu akan mencegah infeksi corona. Berikut tip memilih helm untuk pelindung:

  1. Perhatikan Strukturnya

Helm sepeda memiliki berbagai jenis dengan struktur yang mempunyai beberapa perbedaan pula. Bagi Anda pengendara baru dan ingin membeli pelindung kepala, hal ini sangat perlu untuk mendapat perhatian lebih. Lakukan pertimbangan sebelum membeli.

Pelindung kepala pesepeda memiliki beberapa struktur penyusun yang dapat mempengaruhi kenyamanan pemakainya. Contohnya adalah bagian padding dan shell. Bagi pemula, simaklah uraian berikut untuk menambah pengetahuan:

  • Padding atau Liner

Padding pada helm sepeda merupakan komponen yang sangat penting keberadaannya. Bagian ini bertugas untuk menyerap tekanan serta menyalurkannya saat pengendara mengalami benturan. Struktur ini bertujuan agar pengaruh bagi tengkorak dan leher bisa berkurang.

Ada banyak sekali produsen helm sepeda yang menjamah pasaran. Tentu setiap pemilik usaha mempunyai pilihannya masing-masing dalam hal padding. Beberapa lebih suka menggunakan struktur busa. Namun, tak sedikit pula pembuat berbentuk seperti tali. Berikut beberapa teknologinya:

1)     Shearing Pads Inside (SPIN)

Teknologi SPIN pada helm sepeda ini berupa fitur padding dengan menggunakan bahan berupa silikon gel. Selain meminimalisir benturan, struktur ini juga mampu memperkecil kemungkinan kepala memutar saat cidera.

2)     Multi-directional Impact Protection System (MIPS)

Satu lagi teknologi padding yang cukup populer dan pengaplikasiannya banyak pada berbagai merk helm sepeda. MIPS memiliki tambahan lapisan tipis sehingga memungkinkan shell sedikit bergeser tanpa menimbulkan putaran pada tengkorang saat ada benturan.

3)     Wave Cel

Teknologi yang satu ini menggunakan struktur sarang lebah (honeycomb) pada pemasangan paddingnya. Bentuknya berupa lapisan dengan pori-pori dari bahan berupa sintetis. Fungsi wave cel ini adalah untuk menyerap getaran dan juga menahan adanya geseran pada kepala saat benturan.

  • Shell

Shell merupakan struktur helm sepeda yang berupa lapisan paling luar. Tujuan adanya bagian ini tentu untuk memberikan perlindungan bagi kepala pengendara dari berbagai gangguan seperti benturan kuat hingga tusukan.

Bahan penyusun shell ini cukup beragam, tergantung pada keinginan produsennya. Beberapa contohnya adalah kevlar, fiberglass, PC (Polycarbonate), hingga plastik ABS. Bagi Anda yang ingin mengendarai sepeda saat corona, penting memperhatikan struktur ini.

  • Standar Helm

Sebagai pelindung kepala dari berbagai gangguan, helm juga memiliki standar khusus yang menyatakan kelayakannya untuk menutupi kepala pengendara. Tujuannya tentu untuk menilai apakah suatu produk mampu menjalankan fungsinya.

  • Ventilasi

Layaknya sebuah jendela, helm sepeda juga memiliki bagian dengan nama ventilasi. Tujuan adanya struktur ini adalah agar udara dapat masuk sehingga pengguna merasa sejuk dan keringat dapat menguap. Namun, jika semakin banyak maka kekuatan perlindungan akan menurun.

  • Hair Port

Beberapa pengendara sepeda biasanya memiliki rambut panjang. Struktur Hairport ini memungkinkan posisi nyaman bagi pengguna yang mengikatnya. Ada lubang pada bagian belakang dengan ukuran pas.

  • Visor

Saat pandemi ini, pengendara sepeda memiliki waktu berbeda-beda untuk mengendarainya. Struktur visor hadir sebagai pelindung mata dari cahaya yang menyilaukan. Fitur ini juga bisa bertindaak sebagai penahan angin.

  • Straps

Strap atau tali pengikat helm ini merupakan bagian yang juga penting bagi pengendara sepeda. Tujuan adanya struktur itu adalah agar tidak penutup kepala tetap berada pada tempatnya bahkan saat ada benturan sekalipun.

  • Sensor Helm

Zaman semakin canggih. Helm sepeda pun memiliki bagian yang semakin beragam. Salah satunya adalah sensor. Contohnya adalah AGNi crash, dengan fitur ini seseorang akan menerima informasi saat ada benturan.

  • Full face

Dari beberapa jenis helm sepeda, ada tipe yang cukup berbeda dari lainnya yaitu varian full face protection atau perlindungan seluruh wajah. Tujuannya tentu untuk melindungi pemakainya. Pengendara bebas memilih apakah akan memakainya atau tidak.

  1. Perhatikan Ukurannya

Dalam memilih barang pakai apapun, ukuran menjadi salah satu poin yang sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan. Jangan hanya melihat design tetapi besar kecilnya helm sepeda harus sesuai dengan kepala pemakainya.

 

Beberapa Jenis Jersey Sepeda

Dalam berkendara menggunakan sepeda, ada kalanya perlu pakaian khusus agar merasa lebih nyaman. Jersey merupakan salah satu opsinya. Ada dua jenis bahan yang membedakan pakaian ini. Berikut adalah perbedaan mendasar untuk menjadi pertimbangan saat menentukan pilihan:

  1. Jersey Sepeda Bahan Wool

Wool merupakan salah satu bahan pakaian yang banyak menjamah pasaran. Bagi sebagian orang, dasar pakaian ini sudah tidak asing lagi. Namun, untuk jersey sepeda penggunaannya agak jarang karena kondisi cuaca Indonesia cenderung panas.

Jersey sepeda dengan bahan wol lebih cocok untuk bersepeda pada daerah dengan suhu lingkungan kurang dari 150 C. Bahan ini mempunyai sifat menyerap serta menahan panas sehingga pengguna cenderung merasa hangat. Dasar pakaian ini juga bersifat tidak menimbulkan bau.

  1. Jersey Sepeda Bahan Sintetik

Jersey sepeda juga memiliki pilihan dari bahan sintetik. Dasar kain yang satu ini juga mempunya berbagai varian berbeda. Hal itu bergantung pada produsen pembuatnya. Mereka memberi nama seperti Windstopper, Profil atau Thermoflex.

Umumnya, jersey berbahan sintetik memiliki sifat mengeluarkan keringat sehingga tubuh merasa lebih nyaman. Selain itu, penggunanya pun merasa tidak kepanasan. Dasar kain ini juga memberi perlindungan untuk penggunanya dari angin kencang.

Nah, itu tadi dua jenis bahan dasar pembuatan jersey sepeda. Wool dan Sintetik, mana yang menjadi pilihan Anda? Pastikan untuk memilih berdasarkan kebutuhan dan kesesuaian kondisi saat mengendarai sepeda. Tujuannya tentu agar pemakai merasa selalu nyaman.

 

Tips Memilih Jersey Sepeda

Berbagai jenis jersey sepeda dengan merk berbeda-beda pula hadir ke hadapan konsumen. Pada masa pandemi ini, banyak sekali orang yang berminat untuk membelinya sebagai penunjang saat berolahraga. Berikut adalah beberapa tips memilihnya:

  1. Pastikan Jersey Membuat Nyaman

Sebenarnya, setiap pengendara sepeda tidak memiliki keharusan memakai jersey saat berkendara. Namun, tak ada larangan pula untuk memakainya. Hal paling  penting adalah penggunanya nyaman sehingga kegiatan olahraga saat pandemi ini dapat berlangsung dengan baik.

  1. Bentuk Jersey

Setiap baju memiliki design masing-masing agar sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Hal ini juga berlaku bagi jersey sepeda. Biasanya, pada bagian ujung bawah dan lengan ada struktur khusus agar angin tidak dapat masuk dan membuat baju menggelembung atau naik.

  1. Bahan Jersey

Nah, bahan jersey ini merupakan salah satu poin penting dalam memilih pakaian untuk bersepeda. Selalu pastikan bahwa baju pilihan Anda sudah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi cuaca sehingga tidak menimbulkan kesan ‘Salah Kostum’.

Demikian beberapa serba-serbi mengenai jersey dan helm sepeda corona yang mungkin dapat menjadi referensi dalam berolahraga kala pandemi ini. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan keselamatan dan protokol kesehatan agar tujuan menyehatkan badan menjadi hasilnya. Imbangi juga dengan berolah raga secara rutin.