Kapan kudu melepas dot untuk menghindari persoalan mulut dikarenakan pemakaian jangka panjang?

Produk Bayi Terbaik – Untuk memakai atau bukan kenakan dot? Inilah tidak benar satu pertanyaan yang muncul sementara buah hati kami lahir ke global. Ketakutan akan mengganggu proses menyusui atau sebabkan kelainan bentuk terhadap mulut dan gigi sebabkan lebih dari satu orang tua memilih untuk bukan menawarkannya kepada anak mereka.

Tapi, Spanish Orthodontic Society (Sedo) memberi memahami kami bahwa selama dilepas sebelum 24 bulan, empeng bukan akan memicu malformasi mulut.

Presiden Sedo, Juan Carlos Pérez Varela, menjelaskan bahwa bersama kenakan dot bersama sahih, bukan tersedia alasan untuk risi hal tersebut sanggup merubah kebugaran mulut anak:

“Dot menunjang bayi tertidur dan tenang ketika mereka menangis, kurangi kejadian kematian mendadak dan tidak cukup berbahaya dibandingkan norma mengisap jari mereka, atau apalagi tangan mereka (Sebab, antara lain, mereka bukan mampu melepaskan jari untuk mengoreksi). norma) atau tertidur kala meminum botol selama apa yang disebut fase berkaitan dengan mulut, gara-gara lebih sedikit kelainan yang berjalan, terutama kalau tersebut anatomis”

Pemakaian dot

Namun berasal dari SEDO mereka bersikeras bahwa signifikan untuk mencabutnya sebelum anak berusia dua year, gara-gara pemanfaatan jangka panjang di luar usia itu sanggup membawa dampak malformasi terhadap mulut dan gigi.

Dot, ya atau bukan? Kunci pemanfaatan, faedah dan risiko terhadap bayi baru lahir dan bayi, menurut sains

Terhadap Bayi dan berlimpah kembali

Dot, ya atau bukan? Kunci pemanfaatan, fungsi dan risiko terhadap bayi baru lahir dan bayi, menurut sains

Perubahan terhadap mulut anak yang disebabkan oleh dot

The Spanish Orthodontic Society menjelaskan secara rinci apa yang berjalan di mulut anak semenjak dot dimasukkan, dan bagaimana perubahan berjalan terhadap gigi dan rahang untuk beradaptasi bersama style imbasan non-nutrisi ini:

Hal pertama yang berjalan adalah gigi sedang bawah secara bertahap menyimpang ke didalam, sedangkan gigi yang berada di bidang yang mirip namun di rahang atas cenderung terpisah dan menonjol ke luar, yang dikenal sebagai “Gigi buck”.kelinci”.

Pemanfaatan dot yang amat lama melebihi 24 bulan, mampu memicu gigi taring bertabrakan satu serupa lain dan kedua baris gigi bukan menutup bersama sahih, membawa dampak maloklusi yang dikenal sebagai gigitan terbuka, yaitu gigi atas maju, dan gigi bawah punggung bawah.

Di sisi lain, tindakan menghisap mengaktifkan serangkaian otot paras yang dengan bersama dengan posisi lidah, pada akhirnya mengakibatkan garis atas dan bawah kehilangan paralelismenya, membuat gigitan silang.

Demikian pula, pemakaian dot secara permanen akan sebabkan gigi copot, walaupun gigi itu berpindah lebih dari satu bulan sesudah berhenti digunakan, selama kami melakukannya sebelum usia dua year, sebab bukan akan tersedia lumayan saat untuk terjadinya malformasi sendi. deformasi tulang temporomandibular atau penting yang memodifikasi lengkung gigi akhir.