Resep Cara Membuat Fried Chicken Sederhana

Ayam goreng sederhana, juga dikenal sebagai ayam goreng selatan adalah hidangan yang terdiri dari potongan ayam yang dilapisi tepung atau adonan yang dibumbui dan digoreng. Tepung dapat ditambahkan dengan lapisan luar yang renyah atau kerak di bagian luar ayam sambil mempertahankan jus di dalam daging.

Fried Chicken

Fried chicken sederhana

Ayam goreng sederhana terbuat dari potongan ayam yang telah dilapisi tepung atau adonan tipis yang dibumbui dan digoreng dengan menggunakan alat penggorengan. Tepung dapat ditambahkan dengan lapisan renyah atau kerak ke bagian luar ayam serta untuk mempertahankan kelembutan dan air daging. Ayam goreng biasanya terbuat dari ayam broiler.

Cara Membuat Fried Chicken Sederhana

Memasak ayam goreng tepung untuk anak pasti membutuhkan sesuatu yang berbumbu gurih, mudah dibuat dan tentunya renyah. Agar anak-anak tetap makan di rumah, berikut ini beberapa resep ayam goreng tepung enak yang menjadi favorit anak-anak.

Bahan Tepung Cair:

  • 250 ml air es
  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 50 gram tepung maizena
  • 1/2 sdt susu bubuk skim
  • 1 kuning telur
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam

Bahan Tepung Renyah:

  • 500 gram tepung terigu
  • 100 gram tepung maizena
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt bawang putih bubuk
  • 1 sdt penyedap rasa kaldu ayam

Baca Juga : Cara Membuat Tempe Mendoan Sederhana

Cara Membuat:

  1. Buat bumbu cairnya terlebih dahulu.
  2. Tambahkan tepung maizena, tepung terigu, susu bubuk, baking powder, merica dan garam. Aduk rata.
  3. Setelah itu tambahkan kuning telur sedikit demi sedikit dan tambahkan air sampai semuanya tercampur rata dan tidak ada gumpalan dan simpan dalam lemari es.
  4. Campur semua bahan tepung crunchy sampai tercampur rata.
  5. Bumbui ayam yang sudah dipotong-potong dengan merica, garam, bawang putih dan cabai, diamkan selama kurang lebih 15 menit hingga meresap.
  6. Lumuri ayam dengan bumbu cair dan gulingkan ke tepung renyah. Goreng dalam minyak panas menggunakan Deep Fryer Gas FRY G72 dan masak hingga matang.

Baca Juga : Cara Membuat Fried Chicken Untuk Dijual

 

Cara Memilih Daging Ayam Yang Segar

Fried chciken sederhana

Memilih daging ayam segar untuk masakan Anda sangat penting. Sebab, dengan menggunakan daging ayam segar, masakan Anda akan lebih aman untuk dikonsumsi. Rasa dan aroma makanan juga akan mampu menggugah selera.

1. Kenali Bau Ayam

Tips memilih ayam segar di pasaran, yang pertama adalah mengenali aroma ayam. Perhatikan dan cium jika daging memiliki bau. Ayam segar seharusnya tidak berbau busuk. Ayam utuh memiliki bau khas daging segar dan tidak menimbulkan bau tengik yang kuat.

Jika Anda mencium bau ayam dengan bau amis, Anda harus menghindarinya. Ayam itu mungkin sudah lama dijual dan kualitasnya menurun. Hindari juga ayam yang berbau kimia, artinya ayam tersebut telah dicuci atau direndam dengan bahan kimia tersebut.

2. Perhatikan Warna Ayam

Cara memilih ayam segar di pasaran selanjutnya adalah dengan memperhatikan warna ayamnya. Daging ayam segar berwarna merah muda, bukan abu-abu atau hitam. Jika kulit dan dagingnya terlihat putih kemerahan, tandanya masih segar.

Hindari ayam yang berwarna pucat hingga kebiruan. Hindari juga ayam yang mengkilat karena bisa saja diberi formalin.

3. Rasakan Tekstur Daging dan Kulit Ayam

Daging yang padat atau kenyal merupakan ciri khas ayam segar. Jangan memilih daging ayam yang jika ditangani dagingnya terlalu lembek, berair dan akan remuk. Juga, jangan pilih yang bengkak atau terlalu keras, bisa saja disuntik oleh penjual untuk membuatnya lebih berat.

Tips memilih daging ayam segar di pasar ini bisa dilakukan dengan menyentuh dan menggosok sedikit kulitnya. Jika Anda menemukan ayam dengan tekstur bertepung atau berpasir, sebaiknya jangan membelinya karena itu berarti ayam tersebut telah diolah secara kimia. Tekstur tepung itu adalah residu kimia yang belum dibilas.

4. Perhatikan Darah pada Ayam

Selain itu, cara memilih ayam segar di pasar selanjutnya adalah dengan memperhatikan darah. Pilih ayam yang tidak banyak mengeluarkan darah. Ayam yang masih berdarah menunjukkan bahwa ia ditangani dengan kasar, dan risiko kontaminasi bakteri jauh lebih tinggi. Atau bisa jadi ayam ini sudah dibekukan dan dicairkan beberapa kali.

5. Perhatikan Ada Tidaknya Lalat yang Hinggap

Lalat adalah hewan yang dihindari karena membawa kuman. Namun, dalam tips memilih ayam segar di pasar ini, lalat sebenarnya bisa menjadi indikator yang baik.

Jika Anda membeli ayam utuh di pasar, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada ayam tersebut. Jika tidak, Anda patut curiga karena ayam mengandung bahan kimia.

6. Tekan Daging Ayam

Cara memilih ayam segar di pasaran selanjutnya adalah dengan mencoba menekan dagingnya. Tekstur ayam yang masih segar elastis. Jika bekas tekanan segera kembali ke bentuk semula, maka tandanya ayam tersebut masih segar.

Sebaliknya jika ayam dipres, ampasnya sudah tua atau tidak cepat kembali ke bentuk semula, berarti karkas ayam sudah cukup umur. Bisa jadi ayam tersebut sudah melalui proses pembekuan (penyimpanan) berkali-kali, sehingga sel-sel dagingnya rusak dan tidak elastis.

7. Lihat Kemasan

Selain itu, jika Anda membeli ayam utuh di supermarket, perhatikan kemasannya. Ini juga harus diperhatikan sebagai salah satu tips memilih ayam segar di pasaran. Pilih ayam utuh yang kemasannya masih utuh dan rapi.

Bungkus ayam yang robek tidak berfungsi dengan baik untuk melindungi ayam dengan benar. Sehingga debu bahkan kuman bisa saja bersarang di dalamnya.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga artikel ini dapat membantu, berguna dan juga bermanfaat untuk anda dalam membuat fried chicken dirumah serta memilih kualitas daging sapi yang bagus dan juga segar.