Sejarah Perkembangan Bangunan Tinggi

SEJARAH PERKEMBANGAN BANGUNAN TINGGI

In materi perkuliahan on November 12, 2009 by mappaturi

SSK (Studio Struktur & Konstruksi) IIIOCTAVIA ayu_FARIDAtil umah_R.H SOFIana_M. NAJIKH_FAUZAN mubarakDosen: AB. MappaturiBangunan tinggi adalah bangunan atau struktur tinggi. Bangunan tinggi berdasarkan beberapa standar berkisar antara 75 kaki sampai 491 kaki (23 m hingga Jasa Konstruksi Bangunan di Medan 150 m). Sedangkan bangunan yg lebih menurut 492 kaki atau 150 m disebut sebagai bangunan pencakar langit. Tinggi homogen-rata satu taraf merupakan 13 kaki atau 4 m, sebagai akibatnya bangunan setinggi 79 kaki atau 24 m mempunyai 6 tingkat.Munculnya bangunan-bangunan tinggi di kota-kota akbar di global, ditimbulkan oleh kebutuhan akan ruang buat melakukan kegiatan, dan tingginya harga huma di sentra kota.Penemuan bahan bangunan yg ringan & kuat, seperti alumunium, baja, aneka macam ragam kaca, dan beton bermutu tinggi mengakibatkan orang mempunyai alternatif pilihan bagi rancangan bangunan tinggi. Perkembangan metode konstruksi mengakibatkan pembuatan bangunan tinggi bisa dilaksanakan secara lebih cepat & hemat, sedangkan kemajuan pada bidang teknologi warta dan personal komputermenyebabkan para perancang menggunakan mudah melakukan simulasi terhadap bangunan tinggi Jasa Konstruksi Bangunan di Medan yang akan dibangun.Di Amerika Serikat, perkembangan bangunan tinggi dimulai akhir abad ke-19 dengan setelah pembangunan pada gedung St. Paul karya arsitek George B. Post di Broadway, New York dengan tinggi 19 lantai pada tahun 1984. Perkembangan bangunan tinggi telah melalui banyak sekali tahapan gaya rancang bangunan yang masing-masing menghasilkan bentuk Sky Line kota-kota akbar dan memacu orang-orang buat merancang bangunan yang lebih tinggi lagi.Periode perkembangan gaya rancang bangunan tinggi pada globalPeriode Gaya Rancang1880-1900 Tahapan fungsional (The Functional Period)1900-1920 Periode eklektik (The eclectical period)1920-1940 Art Deco (The Art Deco Period)1950-1970 Gaya Internasional (The International Style Period)dipelopori Miss van der Rohe1965-1975 Muncul bangunan pencakar langit pada Chicago (The Supertall Period)1970-1980 The Social Sky Crapper PeriodAfter 1980 The Post Modern Period(temuan bahan bangunan baru misalnya alumunium, baja tahan karat, & kaca)

Perbandingan Ketinggian Bangunan Tinggi pada DuniaNo Bangunan Tempat Tinggi1. Messeturm Frankfurt 260 m2. Empire State Building New York 381 mtiga.Asia Plaza Kaohsiung Taiwan 427 m4. Chongqing Tower Kuala Lumpur 457 mlima. Tokyo-Nara Tower Tokyo-Nara 880 m

SISTEM STRUKTUR BANGUNAN TINGGIPada dasarnya setiap sistem struktur dalam suatu bangunan merupakan penggabungan aneka macam elemen struktur secara tiga dimensi, yang relatif rumit. Fungsi primer berdasarkan sistem struktur adalah buat memikul secara kondusif & efektif beban yg bekerja dalam bangunan, serta menyalurkannya ke tanah melalui fondasi. Beban yg bekerja pada bangunan terdiri menurut beban vertikal, horizontal, disparitas temperatur, getaran, dan sebagainya.Sistem struktur dalam proses perancangannya selalu menghadapi hambatan, di antaranya: persyaratan arsitektural, sistem mekanikal & elektrikal, metode konstruksi, & aspek ekonomi.Dalam banyak sekali sistem struktur, baik yang menggunakan bahan beton bertulang, baja maupun komposit, selalu ada komponen (subsistem) yg bisa dikelompokkan pada sistem yang digunakan untuk menahan gaya gravitasi dan sistem buat menahan gaya lateral.

Sistem struktur bangunan tinggi